 |
 |
| |
| Theme Idea |
|
Vensia Tjhin |
| Creative Director |
|
Wiko Haripahargio |
| Programming |
|
Palus |
| Script Editor |
|
Narliswandi P |
| Published Period |
|
01 Juli - 30 September '00 |
| Copyright © |
|
Bhinneka Mentari Dimensi |
| co publisher |
|
Garputala |
|
Membara, itulah kata yang mungkin tepat melukiskan situasi di Maluku saat ini. Belum lama hal yang sama masih membekas dalam ingatan kita di Aceh, Pontianak dan Lombok. Indonesia seakan tak lepas dari amuk dan kekerasan. Alampun turut mengipas panas pertiwi yang konon dikenal ramah, damai dan selalu menebar "keharuman" serta senyum kehangatan.
Bila cinta damai, tentu tak seorangpun menginginkan situasi itu. Terlebih kita yang bergerak di bidang IT's. Indonesia seharusnya iri melihat negara tetangga yang berkelebat menyiapkan infrastruktur teknologi informasi berbasis digital subscriber line, misalnya. Di bidang software India dipuji dunia. Khususnya Presiden Clinton mengatakan India telah dapat mengurangi kemiskinan secara telak karena industri perangkat lunaknya. Taiwan memiliki cadangan devisa amat besar dari ekspor perangkat kerasnya.
Bidang telekomunikasi kita pun saat ini jalan di tempat, jika enggan disebut mundur. Padahal di era e - economy, perhatian terhadap dunia komputer, komunikasi (telekomunikasi) dan content menjadi password kebangkitan bangsa memasuki milenium baru. "Konvergensi dari ketiga hal inilah merupakan kunci kita menuju masa depan," tulis Ishadi SK, mantan Dirjen RTF di Kompas, 28 Juni 2000 lalu.
Di sisi lain, kita saat ini masih saja berkutat urusan sosial politik dan kepastian hukum yang belum menjanjikan. Memprihatinkan, memang!
Oleh karenanya, kami mengambil judul, "Bersatulah Indonesiaku", sebagai tema design web Bhinneka kali ini. Kendati kami sebuah situs yang menampilkan produk dan jasa teknologi informasi, kami sangat sadar bahwa faktanya, home page salah satu medium diantara media massa yang ada. Maka, bila Anda mengunjungi kami, walaupun hanya sekedar melihat produk komputer, dapat membaca informasi atau feature yang selalu kami sajikan. Kami perbarui.
Melalui perubahan desain dan tema kali inilah kami mengajak kita semua melupakan perselisihan dan pertikaian. Mensyukuri perbedaan dan keragaman latar dan budaya merupakan asset bangsa yang besar untuk menghapus kemiskinan dan kebodohan, Inilah ajakan kami menyambut masa depan.
Di kesempatan ini pula kami mencoba mengumpulkan partisipasi sumbangan yang kelak disalurkan ke badan sosial kemanusiaan di Indonesia. Semoga tema ini menggugah kita semua untuk bukan saja menyerukan persatuan, tapi benar-benar melaksanakannya.
|